Berita

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi/Istimewa

Presisi

Penyerang Penjaga Rumah Dinas Kapolri Ternyata Pernah Sekolah di STPDN

SABTU, 16 DESEMBER 2023 | 04:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi ungkap latar belakang JPP yang melakukan penyerangan terhadap petugas pengamanan (Pam) di rumah dinas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jalan Pattimura nomor 37, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (14/12).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan latar belakang JPP merupakan mantan pegawai negeri sipil (PNS).

"Latar belakang yang bersangkutan ini dulu adalah mantan PNS. Pernah sekolah di STPDN, S-2 di universitas ternama di Yogyakarta, kemudian resign menurut keterangan beberapa teman dan keluarganya sempat mengalami depresi sehingga dibawa ke RSJ," kata Hengki kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/12).


Setelah diamankan, JPP dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan kejiwaan

"Yang bersangkutan tidak membawa senjata apapun, apakah senjata tajam, senjata lain, benda tumpul tidak ada. Jadi langsung diamankan dan saat ini sedang dalam observasi psikologis di RS Polri Kramat Jati," jelas Hengki.

Adapun kronologi kejadian terjadi pada Kamis kemarin sekitar pukul 10.30 WIB.

JPP berperilaku tidak wajar saat berada di sekitar rudin Kapolri, sontak petugas pengamanan langsung menegur.

Usai ditegur, pria itu sempat berjalan meninggalkan rumah. Namun, tak lama kemudian, JPP justru kembali dan melakukan penyerangan.

"Pada saat ditegur, yang bersangkutan sempat menyeberang jalan kemudian kembali dan melakukan penyerangan terhadap petugas," pungkas Hengki.

Beruntung, petugas langsung mengamankan JPP.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya