Berita

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Hasto: 30.000 Caleg PDIP Sosialisasi Program KTP Sakti Ganjar-Mahfud

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 22:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh calon legislatif dari PDIP siap mensosialisasikan terobosan dan inovasi dari pasangan Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud terkait program KTP Satu Kartu Terpadu Indonesia (Sakti).

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, pada jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/12).

“Kami terus turun ke bawah, 30.000 Caleg PDI Perjuangan ikut mensosialisasikan inovasi dari Pak Ganjar dan Prof Mahfud melalui KTP Sakti,” katanya.


Menurut dia, nantinya KTP Sakti akan terintegrasi ke Kartu Indonesia Pintar, sampai pembagian bantuan sosial dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“KTP-nya tetap, fungsinya yang sakti, mengintegrasikan seluruh komitmen-komitmen melalui Kartu Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Sejahtera, Prakeria, PKH, Bansos, BLT, dalam satu KTP Sakti,” ungkapnya.

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud itu juga menambahkan, KTP Sakti merupakan keniscayaan, sebagai transformasi digital demi memudahkan pelayanan publik, memperbaiki basis data, hanya lewat satu kartu.

Hasto mengaku sudah melakukan kajian melalui focus group discussion, termasuk diskusi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN RB), Azwar Anas.

“Pak Ganjar yang punya pengalaman dua kali sebagai anggota legislatif, dua kali sebagai gubernur, sangat memahami tentang pentingnya platform satu data,” pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya