Berita

Caleg PDIP Dapil Banten-1, Bonnie Triyana, bersama Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Puluhan Baliho Ganjar-Mahfud Dilenyapkan, Bonnie Triyana: Ada yang Cemas

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 21:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masifnya perusakan dan penghilangan baliho pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3 Ganjar-Mahfud di berbagai wilayah, termasuk Banten, direpon serius oleh Caleg PDI Perjuangan Dapil Banten-1, Bonnie Triyana.

Menurutnya, pihak-pihak yang melakukan perusakan dan menghilangkan baliho Ganjar-Mahfud sedang menunjukkan ekspresi kepanikan.

Pasalnya, lebih dari 70 baliho yang dipasang pada dini hari, untuk menyambut kedatangan Mahfud MD, paginya hilang. Mulai keluar Tol Serang hingga Cidahu, Pandeglang, arah menuju pondok pesantren milik ulama kharismatik Banten, Abuya Muhtadi.


“Kami melihat ada yang khawatir, karena Buya Muhtadi, ulama terkemuka di Banten, yang sangat berpengaruh dan didengarkan masyarakat, itu sudah menyampaikan maklumatnya mendukung pasangan Ganjar-Mahfud,” kata Bonnie, saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/12).

Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang merasa khawatir, karena Mahfud MD diterima luas masyarakat Banten, bahkan oleh Abuya Muhtadi, ulama terkemuka yang memberikan dukungan kepada Ganjar-Mahfud.

“Jadi ada pihak yang memang khawatir, cemas, takut kalau keberpihakan atau dukungan dari Abuya Muhtadi itu mendatangkan efek elektoral cukup besar bagi Ganjar-Mahfud di Banten,” kata sejarawan itu.

Sementara itu, Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, sependapat dengan Bonnie Triana, bahwa ada pihak-pihak tertentu yang merasa gerah dengan gerakan rakyat.

“Ya sangat clear ya, ada pihak yang khawatir dengan gerakan rakyat. Jadi, intimidasi justru menghadirkan solidaritas dari rakyat. Meskipun baliho-baliho Ganjar-Mahfud dilepas dengan cara-cara seperti itu,” pungkas Hasto.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya