Berita

Satelit Project Kuiper Protoflight Amazon/Net

Tekno

Jangkau Pelanggan hingga ke Tengah Lautan, Amazon Gunakan Teknologi Laser Ruang Angkasa

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 15:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Demi memastikan jangkauan broadband yang andal hingga ke tengah lautan, Amazon, yang meluncurkan satelit internet pertamanya pada Oktober 2023, mengatakan akan menggunakan teknologi laser ruang angkasa.

Menurut informasi, teknologi ini akan memungkinkan satelit mengirimkan data ke kapal pesiar, meskipun pesawat ruang angkasa tersebut tidak berada dalam jangkauan stasiun bumi Amazon yang terhubung ke internet. Sebaliknya, laser akan meneruskan permintaan tersebut ke satelit lain yang memiliki pandangan jelas ke stasiun bumi.

Amazon mengatakan pada Kamis (14/12), bahwa kedua prototipe satelit tersebut berhasil menguji teknologi yang secara resmi disebut hubungan optik antar-satelit.


“Jika Anda ingin melayani pelanggan maritim, pelanggan udara, Anda harus bisa mendapatkan data hingga ke satelit Anda,” kata Rajeev Badyal, yang memimpin inisiatif internet-dari-luar angkasa Project Kuiper Amazon, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (15/12).

“Dan di tengah lautan, sulit bahkan tidak mungkin untuk memasang stasiun bumi," katanya.

Unit Starlink SpaceX, yang mengoperasikan konstelasi satelit terbesar di orbit rendah Bumi, telah menyertakan laser semacam itu pada model terbarunya.

Amazon berharap pada akhirnya dapat mengoperasikan konstelasi 3.236 satelit.  Perusahaan berencana untuk mulai menguji jaringan dengan pelanggan sekitar paruh kedua tahun 2024.

Dalam postingan blog yang diterbitkan Kamis, Amazon mengatakan prototipenya mengirimkan data dengan kecepatan 100 gigabit per detik melalui jarak hampir 1.000 kilometer.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya