Berita

Direktur Fasilitasi LKAD, PKK, dan Posyandu Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, TB Chaerul Dwi Sapta, yang sekaligus Sekretaris CPMU P3PD/Ist

Nusantara

Bank Dunia dan Pemerintah Yakin P3PD Berhasil dan Tuntas di 2024

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 13:23 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Bank Dunia (World Bank) dan Pemerintah meyakini Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) berhasil dan dapat dituntaskan sesuai jadwal pada 2024. Baru-baru ini Bank Dunia juga mengeluarkan rekomendasi status behind schedule atas pelaksanaan program itu.

Direktur Fasilitasi LKAD, PKK, dan Posyandu Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, TB Chaerul Dwi Sapta, yang sekaligus Sekretaris CPMU P3PD, mengatakan, status itu jelas sangat menggembirakan.

"Artinya, kita mendapat kepercayaan dari Bank Dunia," katanya, saat mewakili Plh Dirjen Bina Pemdes, La Ode Ahmad P Bolombo, membuka rapat koordinasi nasional (Rakornas) Evaluasi P3PD Tahun Anggaran 2023, di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta, Jumat (15/12).


Chaerul menjelaskan, P3PD diampu empat kementerian, Kemendagri, Kemendes PDTT, Kemenko PMK, dan Kementerian Bappenas.

P3PD semula dijadwalkan pada 2019, namun karena ada wabah Covid-19, baru bisa diselenggarakan pada pertengahan 2022. Sesuai jadwal, program ini akan selesai pada 2024.

Menurut Chaerul, meski program itu berakhir di 2024, kolaborasi setelah program tetap harus dilakukan, untuk menjaga kesinambungan program.

"Apa saja yang harus dilakukan pada 2025, siapa saja yang perlu dikolaborasikan, dan LMS (learning management system) harus tetap lanjut diisi," katanya.

Sebelumnya, dalam lokakarya Supervisi dan Pengendalian P3PD di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/11), Chaerul
mengatakan, Dinas PMD sebagai Sekretariat Bersama P3PD di daerah, memiliki peran penting untuk kemajuan P3PD.

"P3PD akan berakhir di 2024. Saya minta dukungan pemerintah daerah, terutama Dinas PMD sebagai lead Sekber, untuk bisa menguatkan P3PD agar keberlanjutan program ini jangan disia-siakan. Saya mohon manfaatkan dengan baik, dengan harapan program ini bermanfaat untuk masyarakat," katanya.

Dia juga meminta Dinas PMD dan Regional Management Consultant (RMC) P3PD saling berkolaborasi mengidentifikasi hal-hal strategis sebagai masukan di 2024.

Chaerul juga menambahkan, pelatihan P3PD di 2024 harus difokuskan sesuai KPI terbaru yang telah ditetapkan, agar pelaksanaan lebih fokus.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya