Berita

Business Coach and Trainer memberikan pelatihan tentang Optimalisasi Penjualan Melalui E-commerce, Manajemen Operasi dan Produksi UMKM yang diselenggarakan SiCepat/Net

Bisnis

Sanubari Business Plan Competition, Upaya Mendorong Peningkatan Skill dan Kreativitas Pelaku Usaha

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 09:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Program Sanubari Business Plan Competition kini telah memasuki periode Proposal Submission.

Program Sanubari merupakan program edukasi bagi pelaku UMKM untuk naik kelas yang diusung oleh perusahaan ekspedisi SiCepat Ekspres.   

Periode Proposal Submission berlangsung sejak 7 Desember hingga 31 Desember 2023 di mana para peserta diwajibkan mengirim proposal ide bisnis terbaik sesuai dengan kategori kompetisi yang telah dipilih. Kategori kompetisi tersebut di antaranya adalah kategori Business Ideation Plan bagi peserta yang belum memiliki bisnis dan kategori Business Growth Plan bagi peserta yang telah memiliki bisnis untuk dikembangkan.


Sejauh ini, SiCepat berkomitmen mendukung pelaku usaha untuk naik kelas melalui beragam webinar dan kompetisi. Hingga saat ini, sebanyak tiga webinar telah dilaksanakan oleh SiCepat Ekspres sebagai sarana edukasi bagi para peserta untuk memperdalam ilmu dasar membangun bisnis dan memahami bagaimana ekosistem bisnis di era digital saat ini berkembang.

Dalam rangkaian webinar ini pula, SiCepat memberikan kesempatan bagi para peserta dalam mengasah kreativitas untuk dapat menghasilkan ide bisnis terbaik yang nantinya akan diikutsertakan dalam Sanubari Business Plan Competition 2023.

Terbaru, tepatnya pada Sabtu (9/12), SiCepat mengundang narasumber yaitu MD Nuralim Bn Fadli selaku Chief Marketing Officer Gudha Pranahara dan Warnoto selaku Business Coach and Trainer untuk berbagi ilmu tentang ‘’Optimalisasi Penjualan Melalui E-commerce, Manajemen Operasi dan Produksi UMKM’’.

Dihadiri oleh lebih dari 50 orang yang merupakan peserta Sanubari Business Plan Competition 2023, webinar ini memberikan kiat-kiat bagaimana para pelaku usaha dapat mengoptimalisasi fitur dalam e-commerce untuk meningkatkan penjualan serta langkah jitu dalam menjalankan proses operasional dan produksi agar bisnis dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Wiwin Dewi Herawati selaku Chief Marketing & Corporate Communication Officer SiCepat Ekspres menyampaikan bahwa, melalui kolaborasi bersama para mentor bisnis yang ahli di bidangnya, Webinar Entrepreneurship 101 ini diharapkan dapat menjadi ladang pengetahuan dan wadah berbagi pengalaman yang memberikan manfaat bagi para pelaku usaha dalam menghasilkan ide kreatif dan inovasi yang dibutuhkan dalam pengembangan bisnis.

"Webinar ini kami hadirkan sebagai salah satu rangkaian proses dari program Sanubari Business Plan Competition 2023 untuk para peserta dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman yang mendetail berkaitan dengan bagaimana langkah-langkah membangun bisnis di era digital saat ini," kata Wiwin dalam keterangan resminya yang dikutip Jumat (15/12).

"Melalui pertemuan dengan narasumber yang ahli, kami harap pengetahuan dan sensitifitas peserta untuk memunculkan ide bisnis yang kreatif dapat terlatih. Bekal inilah yang kami harap dapat membantu para peserta untuk bisa menyalurkan ide bisnis kreatifnya dalam kompetisi bisnis yang kami jalankan, yaitu Sanubari Business Plan Competition," tambah Wiwin.

SiCepat telah membuka periode pendaftaran peserta program Sanubari Business Plan Competition 2023 pada 1 ?" 30 November 2023 lalu. Program ini terbuka untuk mahasiswa dan masyarakat umum serta tidak dipungut biaya apa pun.

Perusahaan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada akan indikasi penipuan yang mengatasnamakan SiCepat Ekspres dan program Sanubari. M

melalui program Sanubari, SiCepat Ekspres berharap dapat terus berkomitmen secara konsisten dalam menghadirkan dukungan penuh bagi perkembangan dan transformasi UMKM menuju ekosistem digital yang lebih baik.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya