Berita

Bantuan dari Ops NCS Polri ke wilayah hukum Polda Jawa Tengah

Presisi

Wujudkan Pemilu Aman, Ops NCS Polri Kirim 2.500 Paket Sembako ke Jateng

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 08:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 2.500 paket sembako dikirim ke wilayah hukum Polda Jawa Tengah dalam Operasi Nusantara Cooling System (Ops NCS) Polri. Bantuan itu akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024 yang aman dan damai.  

Kepala Ops NCS Polri, Irjen Asep Edi Suheri menjelaskan bahwa bantuan itu dikirim melalui tiga mobil truk. Truk pertama berisi muatan 1.000 paket sembako. rinciannya, sebanyak 750 paket sembako diserahkan ke Polres Semarang dan 250 paket ke Polrestabes Semarang.

Sementara pengiriman kedua juga akan dikirim ke Polrestabes Semarang sebanyak 500 paket sembako. Sedangkan truk ketiga yang memuat 1.000 paket sembako akan didistribusikan oleh Polda Jateng dan Polres Demak.


"Untuk Polres Demak, paket yang didistribusikan sebanyak 750 paket sembako, sedangkan sisanya 250 paket sembako oleh Polda Jateng. Seluruh bantuan ini akan sampai di wilayah hukum Polda Jateng pada Jumat (15/12),” ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/12).

Dalam operasi ini, tidak hanya bantuan sembako yang diberikan. Tapi juga ada distribusi pesan-pesan kepada masyarakat penerima bantuan agar menjaga Pemilu 2024 dengan aman dan damai.

"Intinya, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, jangan terpecah-belah meski beda pilihan. Mari ikuti pemilu 2024 ini dengan riang gembira tanpa terprovokasi," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya