Berita

Puluhan pengungsi Rohingya mendarat di pantai Kuala Idi, Aceh Timur/Ist

Nusantara

Puluhan Pengungsi Rohingya Mendarat di Aceh Timur

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 02:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gelombang pengungsi etnis Rohingya terus berdatangan ke Serambi Makkah, Provinsi Aceh. Terbaru, puluhan imigran Rohingya mendarat  di perairan Kuala Idi, Aceh Timur. Mereka didominasi laki-laki dewasa.

Protection Associate United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia, Faisal Rahman membenarkan informasi terdamparnya imigran Rohingya itu di perairan Kuala Idi, Aceh Timur.

"Iya benar, mereka mendarat tadi malam sekitar pukul 04.00 WIB," kata Faisal Rahman dikutip dari Kantor Berita RMOLAceh, Jumat (15/12).


Faisal mengungkapkan, imigran Rohingya yang mendarat di perairan Kuala Idi tersebut berjumlah 50 orang. Namun, ia belum mengetahui kapan mereka bakal dipindahkan dari lokasi tersebut.

"Berdasarkan informasi sudah ditangani pemerintah setempat. Saya masih di Banda Aceh, jadi belum bisa berkomentar banyak terkait yang di Aceh Timur," ujar Faisal.

Sampai saat ini, jumlah pengungsi Rohingya di Aceh mencapai 1.684 orang. Angka ini belum termasuk yang baru mendarat di Aceh Timur.

Kabar terbaru aksi penolakan terjadi di Kabupaten Gayo Lues dan juga Aceh Tamiang. Masyarakat di sana keberatan daerah mereka dijadikan lokasi penampungan pengungsi Rohingya.

Sebelumnya diberitakan, Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki menyebut, jumlah pengungsi Rohingya di Aceh mencapai 1.684 orang. Pemerintah bersama pihak terkait tengah mencari solusi soal penampungan pengungsi ini.

"Sampai hari ini pengungsi Rohingya yang ada di Aceh kurang lebih 1.684 orang. Mereka tersebar di delapan titik," kata Achmad Marzuki, Selasa (12/12).


Marzuki mengatakan, imigran etnis Rohingya bisa leluasa masuk ke Aceh karena pantai Tanah Rencong yang luas. Selama ini masyarakat membantu karena kearifan lokal.

Marzuki menjelaskan, bahwa dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 Tahun 2016 disebutkan bahwa pemerintah daerah, kabupaten/kota harus menyiapkan penampungan terhadap pengungsi

"Kemudian akan dibantu oleh lembaga internasional seperti UNHCR dan IOM untuk kegiatan yang lainnya," kata Marzuki.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya