Berita

Rekaman CCTV sesaat sebelum U membanting anaknya K hingga tewas/Ist

Presisi

Banting Bocah Hingga Meninggal Dunia, Bapak Kandung Diringkus Polisi

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 00:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seorang bapak kandung berinisial U (44) diamankan polisi karena membanting buah hatinya, K (10) hingga meregang nyawa di Muara Baru, Jakarta Utara.

Video penganiayaan pelaku viral melalui media sosial Instagram di akun @lensa_berita_jakarta. Dalam video, sebelum membanting, U terlihat menampar K hingga tersungkur lemas.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara telah mengamankan U pada Rabu malam (13/12).


“Sudah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Utara,” kata Gidion dalam keterangan persnya, Kamis (14/12).

Selain menahan U, polisi juga telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap pelaku guna mengetahui kandungan zat terlarang dalam tubuhnya.

“Kita telah melakukan pemeriksaan laboratoris terhadap sampel urine dan menunjukkan negatif narkoba serta negatif obat-obat berbahaya lainnya. Artinya pada waktu dia melakukan itu (kekerasan) dalam kondisi fisikal psikologi yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata Gidion.

Selain itu, sambung Gidion, polisi mendalami kondisi kejiwaan U.

“Pendalaman berikutnya adalah kejiwaan,” kata Gidion.

Sejauh ini, Gidion menuturkan, pihaknya juga sedang mencari penyebab terjadi kekerasan tersebut.

“Mungkin pada kondisi emosional yang akut ya, kita dalami lagi apa latar belakang persoalan sebelum peristiwa itu terjadi,” kata Gidion.

Akibat perbuatannya, U dijerat dengan UU Perlindungan Anak, UU Peradilan Anak, dan KUHP.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya