Berita

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani saat peluncuran pemilihmuda.id di Fanta Headquarters, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12)/RMOL

Politik

Bidik 22 Juta Suara Pemilih Muda, TKN Fanta Luncurkan Platform Digital

KAMIS, 14 DESEMBER 2023 | 19:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 22 juta pemilih muda ditargetkan memilih pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilu 2024.

Target tersebut dicanangkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta (Pemilih Muda) saat meluncurkan platform pemilihmuda.id di Fanta Headquarters, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12).

Target ini dipasang, karena kaum muda dalam Pemilu 2024 menjadi potensi dalam menentukan pemenangan.


"TKN Prabowo-Gibran akan terus melakukan upaya bagaimana bisa menjaring anak muda sebanyak-banyaknya dan hari ini yang dilakukan oleh Fanta adalah upaya konkret. 22 juta pemilih muda akan bergabung dengan kita, dan itu akan menentukan masa depan bangsa," kata Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Ahmad Muzani yang hadir di lokasi.

Lanjut Muzani, selama ini peran anak muda berperan penting dalam setiap Pemilu.

Namun, juga kerap dilupakan bila Pemilu selesai. Maka dari itu, Muzani bertekad agar peran anak muda bila Prabowo-Gibran menang akan digencarkan kembali.

"Selama ini anak muda dihitung sebagai sebuah elektoral yang bisa memenangkan sesuatu, tapi tidak bisa ngapa-ngapain. Tapi dalam pilpres 2024 ini, anak muda diperhitungkan, bahkan menentukan, bahkan menjadi pemimpin di antaranya yang akan kita pilih," jelas Muzani.

Untuk meraih itu semua, Muzani yang didampingi Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan, meluncurkan platform berbasis digital yang diperuntukan untuk anak muda.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya