Berita

Ibu Kota Nusantara/Net

Bisnis

1.250 ASN akan Diterbangkan ke IKN Mulai Juli 2024

KAMIS, 14 DESEMBER 2023 | 15:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 1.250 aparatur sipil negara (ASN) mulai dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai Juli 2024 mendatang.

Rencana tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas

"Di Juli (2024) direncanakan sudah ada yang pindah dan kami sudah koordinasi sedikitnya ada 1.250-an ASN," kata Anas, di di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (14/12), seperti dikutip dari Detik.  


Selain ASN, terdapat 1.000 personel TNI dan Polri yang juga akan ikut gerbong pertama dalam pengiriman tersebut. Sementara sisanya akan dipindah secara bertahap.

Dikatakan Anas, saat ini pihak Kemenpan RB sudah menyimulasikan pemindahan ASN ke IKN dengan mempertimbangkan seluruh instansi terkait. Terdapat beberapa skenario yang dibuat, antara lain pemindahan 2.000 ASN, 3.000, 6.000, hingga 9.000 orang.

"Jadi kami sudah menyiapkan skenario secara detail untuk pemindahan ASN di IKN, termasuk kementerian/lembaga (K/L) apa saja. Begitu juga eselon I mana saja yang ada di kementerian itu, termasuk eselon II siapa saja yang akan geser ke IKN dalam waktu jangka pendek ini. Kita tinggal tunggu berapa tower (hunian ASN) yang disiapkan di IKN," jelasnya.

Dalam upaya pemindahan ke ibukota baru itu, Anas berjanji para ASN yang tinggal dan bertugas di IKN akan mendapat sejumlah tambahan insentif dari pemerintah, khususnya bagi mereka yang pindah pertama kali.

"Sedang dihitung nanti akan dirembuk. Insentif bagi mereka yang pindah pertama itu sedang disiapkan, tentu akan beda dengan mereka yang akan pindah berikut-berikutnya ya karena dia kan akan jadi pionir," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya