Berita

Dek kapal tanker minyak di Laut Merah lepas pantai Yaman/Net

Dunia

Kapal Tanker Berbendera Kepulauan Marshall Jadi Sasaran Rudal di Perairan Yaman

KAMIS, 14 DESEMBER 2023 | 14:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan maritim terus berlanjut di Laut Merah. Sebuah laporan yang dikeluarkan perusahaan Keamanan Maritim Inggris, Ambrey pada Rabu (13/12) menyebut telah terjadi serangan baru terhadap sebuah kapal tanker yang melintas di perairan Yaman.

Dikatakan Ambrey, kapal tanker kimia berbendera Kepulauan Marshall, Ardmore Encounter mendapat serangan dari kelompok bersenjata yang mengendarai speedboat 55 mil laut lepas pantai Hodeidah.

Sempat terjadi aksi saling tembak antara Tim keamanan bersenjata swasta (PAST) dan para penyerang.  


"PAST di atas kapal memperlihatkan senjata dan, ketika mereka melakukannya, penumpang speedboat melepaskan tembakan pada jarak 300m-400m,” ungkap Ambrey, seperti dimuat Asia One.

Selain tembakan senjata, Ambrey juga menyebut bahwa kapal tanker itu telah menjadi sasaran rudal.

"Dua rudal ditembakkan, baterai anti-rudal (milik kapal) berhasil menjatuhkan satu dan yang kedua jatuh ke laut," paparnya.

Ambrey juga melaporkan bahwa terdapat kapal curah lain berbendera Malta yang ikut didekati oleh speedboat tersebut.

"Kapal komersial kedua juga didekati oleh speedboat di daerah yang sama meskipun tidak diserang," jelasnya.

Meski belum ada konfirmasi, namun serangan itu diduga dilakukan oleh anggota kelompok Houthi, yang berbasis di Sanaa, Yaman.

Sebelumnya mereka telah menyerang beberapa kapal yang memiliki afiliasi dengan pengusaha Israel sebagai bagian dari upaya menolak serangan brutal Tel Aviv di Jalur Gaza.

Pada Selasa (11/12), salah seorang pemimpin Houthi memperingatkan agar kapal kargo yang melintasi Laut Merah tidak melanjutkan perjalanan menuju Israel. Sebab pihaknya baru saja menyerang kapal tanker berbendera Norwegia yang bersikeras berlayar ke sana.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya