Berita

Kejaksaa Agung RI/Net

Politik

Pemberantasan Korupsi Tidak akan Maksimal Sepanjang RUU Perampasan Aset Belum Disahkan

KAMIS, 14 DESEMBER 2023 | 13:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja pemberantasan korupsi tidak akan berjalan maksimal sepanjang Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana belum disahkan, salah satunya terkait pelacakan aset (asset tracing) dan pengembalian kerugian negara (asset recovery).

"Bukan hanya Kejaksaan, tapi semua APH akan terkendala karena tidak adanya regulasi memadai dalam perampasan aset penyelenggara negara yang kekayaannya meningkat secara tidak wajar," kata peneliti Pusat Studi Anti Korupsi Universitas Mulawarman (Saksi Unmul), Herdiansyah Mulawarman, Kamis (14/12).

Ia berujar, RUU Perampasan Aset kali pertama didorong Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pada 2008. Namun hingga kini, Herdiansyah menilai tidak ada progres yang berarti.


"Karena itu, kita berkepentingan untuk mendesak agar RUU Perampasan Aset itu segera dibahas dan disahkan," sambung Herdiansyah.

Pandangan Herdiansyah, pengesahan RUU Perampasan Aset nantinya akan mengakselerasi kinerja Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (BPA Kejagung).

"Pasti. Meskipun konteks perampasan dan pemulihan berbeda, tapi akan saling menguatkan, akan mengakselerasi Kejagung," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya