Berita

kWakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/12)/RMOL

Politik

Soal Kasus HAM, Andika Perkasa: Sampai Sekarang Belum Ada Penyelesaiannya

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 19:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN) menepis anggapan Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo terlalu tendensius terhadap Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto terkait isu Hak Asasi Manusia (HAM).

Tudingan tendensius Prabowo ke Ganjar itu terjadi dalam debat capres di KPU RI pada Selasa malam (12/12).

Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa menegaskan bahwa Ganjar Pranowo hanya bertanya tentang komitmen Prabowo Subianto terhadap penuntasan kasus HAM apabila terpilih menjadi Presiden RI.


“Jadi sebetulnya pertanyaan itu menempatkan pasangan nomor 2 seandainya beliau (Prabowo) menjadi presiden, kan itu menurut saya sesuatu pernyataan yang sangat objektif,” kata Andika kepada wartawan di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (13/12).

Lagipula, lanjut Andika, penuntasan kasus pelanggaran HAM berat dan masa lalu hingga kini belum jelas penyelesaiannya.

“Ini adalah dua hal yang ditanyakan Mas Ganjar, itu adalah masalah yang memang sampai sekarang belum ada penyelesaiannya, jadi apa komitmennya, itu aja,” tegas mantan Panglima TNI ini.

Atas dasar itu, Andika menegaskan bahwa Ganjar Pranowo tidak dalam kapasitas memiliki tendensi apapun terhadap mantan Danjen Kopassus itu mengenai kasus-kasus HAM di Indonesia.

“Jadi kalau dari pertanyaannya sendiri tidak ada lah, yang sifatnya tendensius, misalnya ada “agenda”, tidak ada!” pungkasnya.

Sebelumnya, terjadi perdebatan panas antara Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo dan Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto berkaitan penanganan kasus Hak Asasi Manusia (HAM) dalam debat capres semalam.

Prabowo menilai apa yang disampaikan capres yang diusung PDIP ini tendensius.

"Loh kok, saya dibilang tidak tegas. Saya akan tegakkan hak asasi manusia. Masalah yang bapak tanyakan agak tendensius. Kenapa yang 13 orang yang hilang pada saat itu ditanyakan kepada saya? Itu tendensius Pak Ganjar," tegas Prabowo.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya