Berita

Ilustrasi Foto: Denah Ibukota Nusantara( IKN/)Net

Nusantara

Banyak dapat Keluhan, OIKN Gercep Dorong Kerja Sama Tingkatkan Sinyal

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 13:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Merespons keluhan masyarakat mengenai susah sinyal, Jurubicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Troy Pantouw mengatakan pihaknya mendorong kerja sama dengan pihak penyedia layanan untuk meningkatkan sinyal di kawasan IKN di Kalimantan Timur (Kaltim).

“OIKN senantiasa berusaha meningkatkan kualitas sinyal di kawasan IKN bekerja sama dengan pihak penyedia sehingga seluruh warga yang berada di IKN dapat beraktivitas dengan baik,” kata Troy kepada wartawan, Rabu (13/12).

Troy menjelaskan karena masih dalam proses pembangunan, jaringan BTS yang dipasang bersifat sementara. Dia memastikan pihaknya tetap meningkatkan kapasitasnya.


"Saat ini karena masih dalam proses pembangunan, maka jaringan BTS yang dipasang bersifat sementara. Meski demikian, kami pasti akan meningkatkan kapasitasnya," kata dia.

Sebelumnya, Kepala OIKN telah menerbitkan Surat Edaran tentang Pedoman Teknis Pemanfaatan Bersama Infrastruktur Telekomunikasi Di Wilayah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Sub Wilayah Perencanaan IA Ibu Kota Nusantara pada 18 Oktober 2023.

Surat Edaran tersebut meminta partisipasi badan usaha dalam investasi dan pembiayaan infrastruktur TIK, termasuk penyediaan infrastruktur telekomunikasi.

Surat Edaran Kepala OIKN meminta pelaku usaha untuk pemerataan dan percepatan penyelenggaraan telekomunikasi melalui penyediaan jaringan telekomunikasi yang mencakup jaringan fiber optik (backbone/backhaul) untuk layanan fixed broadband, mobile broadband, konektivitas ke layanan pusat data (data center), dan jaringan seluler 5G yang menawarkan akses dengan kecepatan dan kapasitas sangat tinggi yang dapat diakses dimanapun oleh masyarakat.

Hal ini sejalan dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo pada 2 November 2023, di kawasan IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Negara menyampaikan bahwa pembangunan IKN tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemerintah. Oleh karena itu, dia meminta semua pihak untuk berperan serta dalam pembangunan tersebut.

“Pemerintah tidak bisa sendiri, butuh peran semua dari kita, butuh kontribusi semua dari kita, termasuk utamanya para pengusaha, para investor, para CEO, dan Bapak-Ibu semuanya yang hadir di sini,” ujar Jokowi.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya