Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

OJK Akui Financial Center RI Tertinggal dari Singapura dan Thailand

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 16:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pusat keuangan (financial center) Indonesia disebut masih tertinggal jauh dari negara tetangga seperti Singapura dan Thailand.

Hal tersebut disampaikan Deputi Direktur Direktorat Penelitian Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perbankan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Zulkifli Salim, yang mengutip data Global Financial Center Index (GFCI) 2023.

"Pusat keuangan (financial center) Indonesia saat ini di Jakarta berada pada peringkat yang sedikit di bawah. Mungkin masih menjadi pekerjaan rumah kita, di posisi 83," kata Zulkifli dalam Workshop Financial Center IKN di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Senin (11/12).


Dalam data tersebut, peringkat Indonesia tercatat berada di atas 80 besar. Sementara Singapura berada jauh di posisi tiga dan Thailand di posisi 71. Bahkan, peringkat Indonesia sempat jatuh ke posisi 95 pada periode September 2023.

Untuk itu, Zulkifli menekankan pentingnya rencana pembangunan financial center yang lebih baik di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dengan mendorong perbankan pindah ke ibu kota baru tersebut.

Saat ini, pembangunan pusat keuangan IKN sendiri tengah dalam rencana Otorita IKN.

"Kalau untuk pembangunan fisiknya sendiri kalau kita lihat di master plan-nya Otorita IKN mulai dibangun 2025, untuk fisiknya. Karena sekarang ini pemerintah (masih) fokus di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)," ujarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya