Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Imbas Boikot, Saham Kapitalisasi Pasar Starbucks Anjlok Rp186,38 Triliun

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 15:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Saham Starbucks Corp terpantau mengalami kerugian besar setelah maraknya aksi boikot produk yang diduga berafiliasi dengan Israel.

Kapitalisme pasar Starbucks di Wall Street diketahui anjlok hingga 12 miliar dolar (Rp186,38 triliun).

Penurunan tersebut terjadi setelah saham Starbucks ambles sebesar 1,6 persen pada Senin (4/12), atau menurun 11 sesi berturut-turut.


“Data penjualan pihak ketiga mengisyaratkan adanya perlambatan material di Starbucks pada bulan November, setelah raksasa kopi tersebut menghasilkan pertumbuhan penjualan yang kuat sebesar 8 persen pada kuartal fiskal keempat,” tulis Analis JPMorgan Chase & Co. John Ivankoe dilansir Bloomberg, Senin (11/12).

Perlambatan penjualan itu terjadi selama tiga minggu berturut-berturut di tengah aksi boikot dan pemogokan buruh baru-baru ini, termasuk Hari Piala Merah pada (16/11), yang telah memengaruhi 200 lokasi outlet di AS.

Tahun ini, secara keseluruhan saham Starbucks turun 1,6 persen tahun ini, dibandingkan dengan kenaikan 11 persen pada Indeks Restoran Komposit S&P 1500.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya