Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan di Auditorium Menara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean No.12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (11/12)/RMOL

Politik

Salip Ganjar di Survei, Anies: Makin Banyak Pemilih Sadar Perubahan

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 15:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perlahan tapi pasti elektabilitas pasangan Nomor Urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) merangkak naik.

Berdasar survei terbaru Litbang Kompas, elektabilitas Amin naik ke posisi dua, menyalip pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang kini di posisi terakhir.

Sementara di posisi puncak masih ditempati pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.


Menurut Anies yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), hasil survei mencerminkan makin banyaknya masyarakat yang menginginkan perubahan.

Hal itu diungkapnya usai menghadiri acara diskusi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di  Auditorium Menara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean No.12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (11/12).

"Kami yakin, makin hari makin banyak warga yang menyadari bahwa kita membutuhkan perubahan. Maka jika menginginkan perubahan, maka satu-satunya ya nomor 1," jelasnya

Di sisi lain, Anies mengaku tak terlalu terpengaruh dengan hasil survei. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berkaca pada Pilkada 2017 lalu.

Di mana elektabilitasnya kerap menduduki peringkat ketiga di bawah dua pesaingnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, faktanya dia yang kala itu berpasangan dengan Sandiaga Uno mampu memenangkan pertarungan.

"Kami sudah berpengalaman amat lama selalu disebut nomor 3. Tapi kami yakin, makin hari bahwa pemilih di Indonesia makin mencari info, makin memperhatikan dan memperbandingkan (kandidat Capres-cawapres)," tandas Anies.

Survei Litbang Kompas melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.

Metode tersebut tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya