Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo di FX Senayan, Jakarta, Senin (11/12)/RMOL

Politik

Survei Merosot, Ganjar Tak Ingin Berkecil Hati

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 13:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo merespons santai survei terbaru yang menempatkan pasangan capres-cawapres nomor urut 3 berada di posisi ketiga dari dua paslon lainnya.

Ganjar menuturkan, pihaknya tidak ingin berkecil hati terhadap survei terbaru Litbang Kompas tersebut. Dia menegaskan pihaknya bersama seluruh elemen pendukung akan terus berupaya merebut hati rakyat.

“Jadi kita tidak berkecil hati, tugas kita temui rakyat langsung kita berkomunikasi dengan mereka,” ucap Ganjar kepada wartawan di FX Senayan, Jakarta, Senin (11/12).


Ganjar mengatakan, pihaknya tak mempermasalahkan hasil survei Litbang Kompas yang menempatkan Ganjar-Mahfud di posisi buncit.

“Tidak apa-apa, jadi sebenernya ada survei-survei yang lain,” tuturnya.

Namun begitu, capres dari PDIP ini menyatakan bahwa hasil survei Litbang Kompas tersebut akan dijadikan pemicu untuk paslon nomor 3 bergerak lebih ekstra.

“Buat kami itu jadi pemicu saja agar kita bisa berpacu lebih bagus lagi, karena waktu masih ada dan konsolidasi sekarang sedang dilakukan,” demikian Ganjar.

Sebelumnya, hasil survei Litbang Kompas pada 29 November-4 Desember 2023 menunjukkan pasangan Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, memiliki elektabilitas tertinggi sebesar 39,3 persen.

Sementara Pasangan Nomor Urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapatkan elektabilitas (16,7 persen) dan terakhir Pasangan Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD (15,3 persen).

Sementara itu, masih ada 28,7 persen responden yang belum menentukan pilihan atau merahasiakan pilihan mereka.

Survei Litang Kompas melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.

Metode tersebut tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya