Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Capai Kesepakatan dengan Asian Development Bank, Pemerintah RI akan Percepat Pensiun Dini PLTU

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 10:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana pensiun dini untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Indonesia yang sudah tua akan segera dipercepat, setelah adanya kesepakatan pendanaan dengan Asian Development Bank (ADB).

Hal tersebut diungkapkan Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhy, yang mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menjalin kesepakatan dengan ADB dalam Conference of the Parties 28 (COP-28) UNFCCC di Dubai.

“Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) sepakat untuk mempercepat pelaksanaan pensiun dini PLTU di Indonesia, yang dijalankan dalam kerangka Energy Transition Mechanism (ETM),” jelasnya, dikutip Senin (11/12).


ETM sendiri merupakan program pembiayaan ADB untuk membantu mengakselerasi transisi energi berkelanjutan dari energi fosil ke energi bersih, yang berkolaborasi bersama pemerintah negara-negara, investor swasta, dan filantropi.

Dikatakan Fahmy, kesepakatan tersebut dilakukan melalui penandatanganan MoU Penyelarasan Mekanisme Transisi Energi, yang bertujuan mendukung inisiatif dekarbonisasi di Indonesia yang ingin mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.

 “PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bersama dengan PT Cirebon Electric Power (CEP), ADB dan Indonesia Investment Authority (INA) mempercepat penghentian operasional PLTU Cirebon Power berkapasitas 1 x 660 megawatt (MW),” jelasnya.

Melalui kesepakatan tersebut, PLTU Cirebon yang awalnya beroperasi hingga 2042 akan dipercepat pensiun pada 2035, dan meningkatkan kapasitas pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).

Menurut pengamat energi itu, salah satu syarat untuk mencapai NZE yaitu dengan menggunakan pembangkit listrik EBT 100 persen, sementara hingga saat ini PLN masih menggunakan 56 persen energi batu bara dalam bauran energi.

“PLN masih harus kerja keras mencari pendanaan untuk membiayai program pensiun dini seluruh PLTU energi batu bara dengan menggati pembangkit EBT,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya