Berita

Korban penodongan sajam oleh orang tak dikenal (OTK) Mubasir (57) saat ditemui petugas di TKP perampasan, di pintu air Padas Porot, Desa Duren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang/RMOLJateng

Presisi

Warga Semarang Ditodong Senjata Tajam, Motor Dibawa Kabur

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 05:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang warga bernama Mubasir (57) ditodong senjata tajam oleh dua orang tak dikenal (OTK) Mubasir di pintu air Padas Porot, Desa Duren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (10/12). Saat itu korban bermaksud mengecek saluran irigasi.

Setelah Mubasir tidak berdaya, selanjutnya pelaku membawa kabur sepeda motor petani malang itu. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polsek Tengaran.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra, melalui Kapolsek Tengaran AKP Supeno saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.


"Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada kejadian perampasan kendaraan di wilayah Kecamatan Tengaran, kejadian dialami Bapak Mubasir," kata AKP Supeno dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Awal mulanya, korban mengecek saluran irigasi di pintu air Padas Porot  guna memastikan aliran ke sawah di wilayahnya.

Saat korban di lokasi pintu air, datang dua orang tidak dikenal mengendarai sepeda motor jenis matik.

"Korban didatangi pelaku berjumlah dua orang. Menurut penuturan korban, yang mendatangi korban adalah orang yang membonceng," kata Supeno.

Mulanya pelaku meminta handphone dan dompet korban. Karena tidak diberi, pelaku mengeluarkan senjata tajam seperti pedang sepanjang kurang lebih 30 sentimeter.

Korban berusaha membela diri dengan menghindar, namun tetap terkena senjata tajam milik pelaku pada bagian siku sebelah kiri.

Sementara kendaraan milik korban yakni Supra 125 dengan Nopol AD 4176 HW diambil paksa pelaku.

"Pelaku berhasil membawa kendaraan Korban yang didalamnya terdapat dompet berisi surat identitas dan STNK kendaraan. Pelaku setelah melakukan aksinya berlari ke arah Sruwen, Kecamatan Tengaran,"kata Supeno.

Saat ini korban sudah dimintai keterangan pihak Polsek Tengaran, dan polisi telah melakukan olah kejadian perkara di lokasi kejadian.

"Jangan berpergian sendiri paling tidak mengajak rekan untuk menemani selama perjalanan atau kegiatan," demikian Supeno.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya