Berita

Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dalam acara Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat/Ist

Politik

Gibran Ingin Cetak Anak Muda Ahli Big Data

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 00:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tantangan Indonesia ke depan akan semakin berat. Namun di balik hal tersebut, ada banyak peluang kesempatan yang bisa dimanfaatkan.

Demikian disampaikan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dalam acara Konsolidasi Pemenangan Prabowo-Gibran di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12).

"Ke depan memang tantangannya tidak mudah, tapi kesempatannya makin terbuka, terutama untuk anak-anak muda," ujar Gibran.


Cawapres Koalisi Indonesia Maju itu bertekad mengembangkan hilirisasi digital untuk menjawab tantangan zaman revolusi industri 5.0 yang akan dihadapi anak-anak muda, seperti mempersiapkan para siswa SMK yang ahli Artificial Intelligence (AI).

"Kita siapkan anak-anak yang jago big data analytic, yang ahli cyber security, kita siapkan anak-anak ahli crypto, kita siapkan juga ahli-ahli di bidang bioteknologi dan sebagainya," kata Gibran.

Gibran menambahkan, para santri yang menempuh pendidikan di pesantren juga harus diberdayakan. Pesantren diharapkan bisa mencetak santri-santri hebat yang menguasai bidang perbankan syariah hingga digital marketing.

"Kita juga ingin santri-santri yang pintar perbankan syariah, santri-santri yang pintar digital marketing, kita siapkan future talents dengan future skills. Kita siapkan semua itu," pungkas Gibran.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya