Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Laporan itu telah memicu peringatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada negara-negara lain untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan uji produk terhadap merek obat-obatan yang diproduksi perusahaan farmasi berbasis di Lahore, Pakistan.
Mengutip ANI News, Minggu (10/12), Otoritas Pengatur Obat Pakistan (Drap) telah merespons laporan dari Maladewa, dengan menyegel bagian sirup di Pharmix Laboratories (Pvt) Ltd, perusahaan farmasi yang terlibat.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41