Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Laporan itu telah memicu peringatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada negara-negara lain untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan uji produk terhadap merek obat-obatan yang diproduksi perusahaan farmasi berbasis di Lahore, Pakistan.
Mengutip ANI News, Minggu (10/12), Otoritas Pengatur Obat Pakistan (Drap) telah merespons laporan dari Maladewa, dengan menyegel bagian sirup di Pharmix Laboratories (Pvt) Ltd, perusahaan farmasi yang terlibat.
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12
UPDATE
Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11
Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31
Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27
Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10
Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34
Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06