Berita

TKN Fanta saat bersih-bersih rumah ibadah/RMOL

Politik

Bersih-bersih Rumah Ibadah, TKN Fanta: Bentuk Pengabdian Prabowo-Gibran

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 16:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran menggelar aksi sosial berupa bersih-bersih rumah ibadah, pemeriksaan kesehatan, hingga bagi-bagi makanan dan susu gratis.

Kegiatan bertajuk "Harmony Move: Clean Up & Medical Check Up" itu diikuti kalangan muda dari berbagai latar belakang, digelar di GPDI Karmel, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (10/12).

Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, mengatakan, aksi nyata hari ini sebagai implementasi komitmen Paslon Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran, dalam memberdayakan anak-anak muda dari berbagai latar belakang aktivitas yang digelutinya.


"Saya diberi amanah sebagai Komandan Fanta, pemilih muda, mencoba meng-cluster berbagai isu, berbagai kepentingan, berbagai kanal pengabdian anak-anak muda. Dan hari ini kami difasilitasi komunitas pemuda gereja GPDI Karmel," kata Arief, ditemui di lokasi.

Menurutnya, bersih-bersih tempat ibadah merupakan simbol bahwa kebhinnekaan dan keragaman Indonesia itu anugerah dan patut dirayakan. Meski memiliki latar belakang agama berbeda, kata Arief, anak-anak muda punya tujuan sama dalam memajukan bangsa.

"Indonesia ini Bhinneka Tunggal Ika, Indonesia itu beragam agama, dan ternyata di rumah ibadah itu juga anak-anak muda punya kreatifitas, konsern besar terhadap masa depan bangsa," katanya.

Dikatakan juga, sebagai pemegang mayoritas suara di Pemilu 2024, anak muda ingin politik dibawa ke ranah pengabdian. Politik tidak melulu intrik, apalagi saling menjelekkan.

"Yang penting, politik itu untuk kemaslahatan. Antara lain harus berdampak sebesar-besarnya bagi kalangan muda. Karena itu, kita ingin semua terlibat, semua berkolaborasi untuk memenangkan Prabowo-Gibran, satu putaran," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya