Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ada Dukungan untuk Taiwan di COP28, China Mencak-mencak

MINGGU, 10 DESEMBER 2023 | 08:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China mengajukan protes atas mengalirnya dukungan agar Taiwan bisa berpartisipasi dalam perundingan iklim COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Dukungan tersebut disampaikan oleh Guatemala dan Nauru lewat pidato mereka selama COP28. Keduanya merupakan dua dari sedikit negara yang masih mengakui Taiwan.

“Saya akan menggunakan kesempatan ini untuk memberikan referensi khusus kepada pemerintah Taiwan, negara sahabat yang telah berkontribusi melalui kerja sama internasional pada proyek-proyek pembangunan guna mendukung proyek adaptasi dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Kami mengimbau mereka untuk dapat berpartisipasi dalam forum penting ini," kata wakil menteri Guatemala, Marco Vinicio Ochoa.


Sebagai tanggapan, seorang delegasi China menyampaikan keberatannya atas dorongan partisipasi Taiwan tersebut.

“Beberapa negara mengabaikan fakta bahwa Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari China dan membuat keributan tentang partisipasi otoritas Taiwan dalam COP. Ini tidak dapat diterima,” kata delegasi China itu, seperti dikutip Channel News Asia.

PBB mengusir Taiwan, yang secara resmi disebut Republik China, pada tahun 1971, dengan mengakui sistem "satu negara, dua sistem" dari Beijing.

Meskipun demikian, Taiwan telah menyerahkan rencana aksi untuk mengekang perubahan iklim kepada badan iklim PBB sesuai dengan perjanjian tahun 2015. Taiwan juga memasang iklan di tempat-tempat umum di Dubai untuk menyoroti kegiatan-kegiatannya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya