Berita

Calon Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Efek Jokowi, Elektabilitas Prabowo-Gibran Menguat di Jawa Tengah

SABTU, 09 DESEMBER 2023 | 18:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Elektabilitas pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo-Gibran menguat di Jawa Tengah.

Merujuk survei terbaru Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Tengah mengalami peningkatan signifikan pada awal Desember. Setelah sebelumnya berada di angka 18 persen pada survei 27 Oktober-1 November, kini angkanya naik menjadi 35,2 persen.

“Untuk wilayah Jateng-DIY, temuan kami Ganjar-Mahfud menurun curam. Prabowo-Gibran menguat tajam, sementara Anies-Muhaimin menguat landai,” kata peneliti Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida saat memaparkan survei bertajuk ‘Dinamika Elektoral di Awal Masa Kampanye’ secara virtual, Sabtu (9/12).


Merujuk survei tersebut, menguatnya dukungan kepada Prabowo-Gibran sejalan dengan tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kerja Presiden Joko Widodo.

Dipaparkan peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, suara untuk Prabowo-Gibran menguat pada kelompok yang puas atas kinerja Presiden Jokowi. Sebaliknya, pada kelompok ini pengaruhnya ke pasangan Ganjar-Mahfud justru menurun.

“Sementara pada kelompok yang tidak puas terhadap kinerja Presiden Jokowi tampak tidak banyak perubahan,” jelas Burhanuddin.

Tidak hanya di Jawa Tengah, tren penguatan terhadap elektabilitas Prabowo-Gibran juga terlihat di wilayah lain, seperti DKI Jakarta (dari 29,8 persen menjadi 32,9 persen), Jawa Barat (dari 37,7 persen menjadi 49,9 persen), juga Jawa Timur (dari 49 persen menjadi 53,4 persen).

Survei Indikator Politik Indonesia ini dilakukan dalam periode 23 November sampai 1 Desember 2023, dengan melibatkan 1.200 responden. Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dan margin of error 2,9 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya