Berita

Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982 Zainuddin alias Haji Oding/Net

Politik

Berbiaya Murah, Bamus Suku Betawi Usul Gubernur Jakarta Dipilih Presiden

SABTU, 09 DESEMBER 2023 | 04:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Akhirnya terkuak siapa pihak yang mengusulkan agar Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta ditunjuk Presiden RI. Pihak yang mengajukan hal itu dalam Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) adalah Badan Musyawarah (Bamus) Suku Betawi 1982.

Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982 Zainuddin alias Haji Oding membenarkan bahwa pihaknya yang menggagas agar kepala daerah di Jakarta ditunjuk Presiden.

Usulan itu disampaikan saat Haji Oding yang juga menjadi Wakil Ketua Majelis Kaum Betawi ini, mengikuti rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan DPR RI terkait RUU DKJ beberapa waktu lalu.


“Kami mengusulkan agar Gubernur dan Wakil Gubernur ditunjuk oleh presiden, cost (biaya) politik lebih kecil, kemudian dampak keamanan juga dapat dihilangkan gitu,” kata Haji Oding yang dikutip Sabtu (9/12).

Menurut Haji Oding, gagasan itu juga sudah disampaikan dalam Majelis Kaum Betawi. Lembaga itu mewadahi dua organisasi yakni Bamus Suku Betawi 1982 yang dipimpin Haji Oding dan Bamus Betawi yang dipimpin Riano P Ahmad.

Selain itu, kata dia, pertimbangan lain penunjukkan Gubernur secara langsung karena mereka menginginkan putra daerah menjadi pemimpin di Jakarta. Dia berharap, putra daerah mendapat keistimewaan pasca ibu kota dipindah dari Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur.

“Di situ ada kompromi soal putra daerah menjadi salah satunya toh, di mana-mana juga ada privilege politik yang diberikan kepada putra asli daerah, yaitu kaum Betawi,” kata Haji Oding.

Meski kepala daerah tingkat provinsi ditunjuk Presiden, Haji Oding mengusulkan agar kepala daerah tingkat kota/kabupaten tidak lagi ditunjuk Gubernur. Dia berharap agar status administrasi di tingkat kota dan kabupaten dihapuskan, sehingga terdapat pemilihan langsung Wali Kota dan Bupati di Jakarta.

“Wali Kota nya dipilih langsung oleh Pilkada atau Pilwali, kemudian ada juga dibentuk DPRD di tingkat kota, itu keinginan kami gitu,” kata Haji Oding.

Jika Gubernur tetap dipilih lewat Pilkada dan Wali Kota dipilih oleh Gubernur, kata dia, hal ini tidak ada bedanya dengan status Jakarta yang masih menjadi ibu kota. Lantaran Jakarta statusnya akan berubah menjadi DKJ, dia berharap agar Gubernur dipilih Presiden dan Wali Kota/Bupati dipilih rakyat.

“Mana kekhususannya (Jakarta) gitu loh, kekhususannya adalah sebagai putra daerah kami meminta untuk privilege politik. Sudahlah diangkat oleh presiden, masyarakat yang lain silakan bicara punya hak masing-masing tapi tolong perhatikan Jakarta punya putra darrah sebanyak 28 persen, tolong kita hormati gitu,” pungkas Haji Oding.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya