Berita

Gibran Rakabuming Raka bersama istrinya bagi-bagi susu di Tangerang/Net

Politik

Susu Gratis Gibran Dikritik Ahli Gizi, Relawan Sarankan Susu Olahan Kedelai

KAMIS, 07 DESEMBER 2023 | 15:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program cegah stunting ala pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dengan membagikan susu gratis menuai kritik dari pakar gizi.

Dalam beberapa kali kesempatan, Cawapres Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka terlihat membagikan susu kotak bermerek. Menurut pakar gizi, dr. Tan Shot Yen, produk susu tersebut dinilai mengandung gula yang tinggi, sehingga tidak cocok untuk mencegah stunting generasi bangsa.

Terkait itu, relawan Prabowo-Gibran, Angkatan Muda Prabowo (Ampera) yang juga kerap membagikan susu gratis bermerek akan menelaah lebih lanjut terkait produk yang dibagikannya.


Sekjen Ampera, Bayu Putro menerima masukan pakar gizi tersebut. dr. Tan Shot Yen juga menyarankan untuk mencegah stunting alangkah baiknya membagikan telur rebus atau menyelenggarakan pelatihan untuk kader-kader posyandu.
 
“Pembagian makanan dan minum susunya (ke depan) bisa diganti dengan produk olahan kacang kacang hijau atau kacang kedelai. Itu biasa diolah menjadi bubur kacang hijau dan  susu kedelai,” kata Bayu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/12).

Lanjut Bayu, dengan menggunakan produk kacang hijau dan kedelai, maka pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) juga bisa terbantu.

“Selain ikut memajukan UMKM, kehigienisan produk terjamin, no bahan pengawet dan pemanis buatan,” tegasnya.

Sebelumnya, dr. Tan Shot Yen dalam unggahan story @drtanshotyen, Selasa (5/12) mengungkapkan kritik susu gratis yang dibagikan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

“Masa iya bahasannya stunting tapi membagikan minuman yang tinggi gula dan rendah gizi,” ungkapnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya