Berita

Sekretaris DPD PKS Kota Bogor, Dedi Mulyono/RMOLJabar

Politik

Diingatkan Warga Tak Jadi "Kacang Lupa Kulit", Politikus PKS Janji Bangun Silaturahmi Jangka Panjang

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 23:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejak tahapan kampanye Pemilu 2024 dimulai, para calon anggota legislatif (caleg) pun terjun ke masyarakat untuk menawarkan janji-janjinya. Namun, ternyata tak sedikit masyarakat yang merasa kecewa karena selalu ditinggal usai sang caleg terpilih menjadi anggota dewan.

Adalah Sekretaris DPD PKS Kota Bogor, Dedi Mulyono, yang terkena getahnya akibat kelakuan para politisi yang saat ini duduk di DPRD Kota Bogor yang dianggap "kacang lupa kulitnya".

Ini diakui Dedi ketika dirinya mengunjungi Kampung Cipinang Gading, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (4/12).


Dedi mengatakan, kunjungannya ke Cipinang Gading ini merupakan bagian rangkaian dari kampanye dirinya sebagai caleg PKS pada Pileg 2024. Namun siapa sangka, saat dirinya memaparkan program kerja ternyata yang diinginkan oleh masyarakat adalah ketika terpilih nanti jangan lupa untuk datang kembali ke masyarakat.

"Tadi saya bertemu langsung dengan masyarakat, dan mereka menyampaikan jika nanti terpilih jangan lupa datang lagi," ujarnya ditemui Kantor Berita RMOLJabar di sela kunjungannya di Rangga Mekar.

Bahkan, lanjut Dedi, keinginan dari masyarakat itu bukan hanya ditemukan di wilayah Rangga Mekar saja. Hampir semua dari 30 titik lokasi yang dikunjunginya menyatakan hal serupa, yaitu kala sudah dicoblos dan kalau sudah terpilih jangan lupa silaturahmi lagi.

"Saya pikir ini suatu yang sangat genuine di masyarakat, kita banyak menemukan politisi hari ini mereka yang sudah terpilih ternyata lupa untuk datang dan mendengar (aspirasi) masyarakat," ucap Dedi.

"Maka dari itu PKS ingin hadir, dan PKS juga berkomitmen untuk membangun silaturahmi jangka panjang," tegasnya.

Dedi menambahkan, di Rangga Mekar ini ada 3 titik yang dikunjungi, yaitu RW 2, 3, dan 4. Saat bertemu dengan masyarakat, dirinya mengingatkan kepada masyarakat untuk datang ke TPS pada saat hari pencoblosan 14 Februari 2024.

"PKS berusaha untuk mewujudkan pangan murah, karena kondisi saat ini pangan di mana-mana mahal, sembako mahal, salah satu program PKS yaitu pangan murah. Kita ingin nanti membentuk atau mewujudkan yang namanya gudang pangan murah di semua kelurahan, ini salah satu program prioritas kami di PKS," paparnya.

Kemudian, PKS juga memiliki program kesehatan yang mudah, salah satunya jika masyarakat memiliki tunggakan BPJS maka akan dihapuskan, dan hal tersebut bisa terwujud apabila PKS menang pada Pemilu 2024. Terakhir soal lapangan pekerjaan yang mudah didapatkan oleh masyarakat.

"Mudah-mudahan tiga program ini bisa nyambung dengan harapan masyarakat, agar nanti ke depannya bisa lebih baik lagi dan ada perubahan," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya