Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan berkunjung ke rumah sejarah Djiauw Kie Siong di Rengasdengklok, Karawang, Senin (4/12)/Ist

Politik

Napak Tilas Peristiwa Rengasdengklok, Anies Komitmen Perhatikan Tempat Bersejarah

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 16:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan berkunjung ke rumah sejarah Djiauw Kie Siong  dalam rangkaian agenda kampanye di Karawang, Jawa Barat, Senin (4/12).

Di rumah itulah, Bung Karno dan Bung Hatta, dibawa para pemuda yang mendesak dilaksanakannya proklamasi kemerdekaan.

Di rumah tersebut Anies bertemu dengan ahli waris sekaligus cucu Djiauw Kie Siong bernama Suyanto.


"Kita memperhatikan pada tempat-tempat bersejarah untuk jadi pelajaran bagi anak-anak baru kita. Karena tempat bersejarah harus terus menjadi memori kolektif bagi seluruh rakyat Indonesia," jelas Anies.

Anies bersyukur bisa melihat langsung rumah  Djiauw Kie Siong dan berbincang dengan ahli waris. Capres yang diusung Nasdem, PKS, dan PKB itu memuji pilihan para ahli waris yang tetap merawat tempat bersejarah.

"Ini sebuah keluarga yang memilih untuk merawat tempat bersejarah yang seharusnya negara ikut mengurusi," ungkap jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.

Anies pun menyinggung Kebijakan yang pernah dibuatkan saat bertugas menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Saat itu Anies membebaskan PBB untuk rumah veteran, perintis kemerdekaan, dan penerima gelar pahlawan nasional.

Selain PBB yang digratiskan, kata Anies, kebijakan lainnya adalah pengalokasian anggaran perawatan bagi tempat bersejarah agar tidak menjadi beban bagi ahli waris.

"Kemudian infrastruktur pendukung juga perlu ditingkatkan. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa menjangkau tempat-tempat bersejarah ini dan mengambil hikmah dari semua peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di masa lalu,” bebernya.

“Itu komitmen kami bagi tempat-tempat bersejarah," tandas Anies.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya