Berita

ara eksekutif saat penandatanganan perjanjian proyek tenaga surya baru Angola/Net

Tekno

Penuhi Pasokan Listrik dan Kurangi Emisi, Masdar Siap Bangun PLTS 150 Megawatt di Angola

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 12:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasokan listrik ke 90.000 rumah di Angola diperkirakan akan terpenuhi dengan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 150 megawatt yang direncanakan perusahaan energi bersih Abu Dhabi, Masdar.

Sebagai bagian dari perjanjian konsesi yang ditandatangani dengan Kementerian Energi dan Air Angola, Masdar akan membangun dan mengoperasikan proyek pembangkit listrik tenaga surya yang dipasang di darat di wilayah Quipungo di negara tersebut.

Setelah selesai dibangun, unit tenaga surya ini akan menghilangkan lebih dari 224.000 ton emisi karbon setiap tahunnya, setara dengan menghilangkan 50.000 mobil dari jalanan.


Pembangkit listrik tenaga surya juga akan meningkatkan perekonomian lokal dengan menciptakan 600 lapangan kerja selama tahap konstruksi dan mendukung tujuan Angola untuk meningkatkan tingkat elektrifikasi nasional menjadi sekitar 60 persen pada tahun 2025," kata Masdar pada Minggu, di sela-sela KTT iklim Cop28, seperti dikutip dari The National, Senin (4/12).

“Afrika memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi pembangkit tenaga energi terbarukan di dunia,” kata Sultan Al Jaber, Presiden Cop28 .

“UEA berdiri bahu-membahu dengan teman-teman kami di Afrika saat kami berupaya untuk menjamin transisi energi yang adil dalam aksi Cop ini dan Cop untuk semua ,” kata Al Jaber, yang juga merupakan ketua Masdar dan Menteri Industri dan Teknologi Maju UEA.

Masdar berfokus untuk mengembangkan proyek baru terbarukan di Afrika dan meningkatkan keamanan energi di benua tersebut. Ini adalah perusahaan energi terbarukan terbesar di Afrika, melalui platform Infinity Power, perusahaan patungan dengan Infinity Mesir.

Pada September 2023, mereka mengumumkan kemitraan dengan Africa50, sebuah platform investasi, untuk mengidentifikasi dan memperluas proyek energi ramah lingkungan di seluruh benua.

Masdar juga merupakan mitra utama Inisiatif Investasi Hijau Afrika (Afrika Green Investment Initiative) yang dipimpin UEA dan telah berkomitmen untuk memobilisasi 10 miliar dolar AS dalam pembiayaan energi ramah lingkungan, dimana 2 miliar dolar AS akan dihasilkan dari ekuitas dan tambahan 8 miliar dolar AS dari pembiayaan proyek.

Proyek tenaga surya baru ini merupakan bagian dari komitmen lebih luas yang dibuat oleh Masdar pada bulan Januari, selama Pekan Keberlanjutan Abu Dhabi 2023, untuk mengembangkan proyek energi terbarukan sebesar 5 gigawatt di Angola, Uganda, dan Zambia.

“Mengembangkan kapasitas energi terbarukan adalah kunci untuk membuka potensi ekonomi Afrika yang sangat besar, dan Masdar sangat antusias untuk memainkan peran utama dalam upaya ini,” kata Mohamed Al Ramahi, kepala eksekutif Masdar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya