Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Mitratel Rombak Jajaran Komisaris, Tunjuk Yusuf Wibisono sebagai Komut

SENIN, 04 DESEMBER 2023 | 09:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Susunan anggota Dewan Komisaris PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, mengalami perubahan, menyusul mundurnya Rico Usthavia Frans dari jabatannya sebagai Komisaris Utama dan Henry Yosodiningrat dari jabatannya sebagai Komisaris.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Senin (4/12), Mitratel, anak usaha Telkom Indonesia yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur, telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Sabtu (1/12).

Mengacu kepada Ketentuan Pasal 14 ayat (25) butir b Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 27 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik (.POJK 33/2014.), Perseroan wajib menyelenggarakan RUPSLB untuk memutuskan permohonan pengunduran diri Anggota Dewan Komisaris Perseroan dalam jangka waktu paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah diterimanya surat pengunduran diri Anggota Dewan Komisaris oleh Perseroan yaitu sejak tanggal 14 September 2023.


Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko mengatakan, dalam RUPSLB, para pemegang saham telah menyetujui dan menerima permohonan pengunduran diri keduanya dari posisinya masing-masing.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi beliau selama ini," kata Theodorus Ardi Hartoko.

Dalam RUPSB itu juga perseroan menunjuk dan menetapkan Yusuf Wibisono sebagai Komisaris Utama, Mira Tayyiba sebagai Komisaris, dan Gunawan Susanto sebagai Komisaris Independen.

"Kami meyakini pergantian pengurus ini akan memperkuat posisi perseroan dari sisi tata kelola serta meningkatkan soliditas antara manajemen dan komisaris untuk bersama- sama merealisasikan rencana strategis perusahaan," ujar Theodorus Ardi Hartoko.

Sesuai dengan keputusan RUPSB, maka susunan dewan komisaris Mitratel saat ini adalah:

Yusuf Wibisono : Komisaris Utama Mitratel
Herlan Wijanarko : Komisaris
Mira Tayyiba : Komisaris
Gunawan Susanto : Komisaris Independen
M. Ridwan Rizqi Ramadhani Nasution : Komisaris Independen

Mitratel telah menunjukkan kinerja yang baik dan menjadi perusahaan TowerCo terbesar di Asia Tenggara, dan konsisten mencetak pertumbuhan laba bersih. Perseroan memproyeksikan kinerja 2023 dengan pertumbuhan pendapatan yang jauh berlipat.

Baru-baru ini, Mitratel mengakuisisi 803 menara senilai Rp 1,75 triliun dan mengambil alih fiber optik sepanjang 967,1 kilometer senilai Rp 85 miliar. Aksi korporasi ini menambah jumlah tenant sebanyak 1.327 penyewa baru dan meningkatkan tenancy ratio perseroan.

Dari 803 menara yang diakuisisi, sebanyak 562 menara atau 70 persen di antaranya berada di luar Pulau Jawa. Sedangkan 30 persen sisanya atau sebanyak 241 menara berlokasi di Pulau Jawa.

Pada kuartal III 2023, Mitratel membukukan kenaikan pendapatan sebesar 11,9 persen, menjadi Rp 6,3 triliun, dari sebelumnya Rp 5,6 triliun.

Dari total pendapatan Rp 6,3 triliun, perseroan berhasil membukukan laba bersih Rp 1,43 triliun. Perolehan laba bersih ini melonjak 16,6 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya