Berita

Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Eko Prasetyanto Purnomo Putro/Ist

Nusantara

Eko: Aparatur Desa Harus Inovatif

MINGGU, 03 DESEMBER 2023 | 14:57 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Aparatur desa harus berpikir inovatif, setidaknya mampu menerapkan metode ATM (amati, tiru dan modifikasi) demi kemajuan desa.

Harapan itu disampaikan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Eko Prasetyanto Purnomo Putro, saat membuka pelatihan Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD), di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu.

"Kalau ada desa yang sudah maju, lakukan ATM. Di Indonesia ini banyak desa yang sudah maju, mari kita tiru pemikiran inovatif mereka," kata Eko,  lewat keterangan resminya, di Jakarta, Minggu (2/12).


Dia pun menunjuk Desa Kutuh, di Badung, Bali, yang merupakan desa yang maju yang bisa dicontoh. Pendapatan Asli Desa (PADes) itu mencapai Rp50 miliar per tahun.

Ada juga Desa Ponggok, di Klaten, Jawa Tengah, Desa Tirtonirmolo, Bantul, DI Yogyakarta, dan Desa Sri Mulyo, Bantul, DI Yogyakarta.

"Kalau desa-desa ini PADes-nya bisa tinggi, kenapa kita tidak? Padahal kita punya kesempatan sama. Mari berkomitmen kuat untuk memajukan desa kita," ajaknya.

Lebih lanjut Eko mendorong agar semua desa bekerja keras menciptakan PADes. Terlebih pemerintah pusat telah memberi dana desa yang nilainya cukup besar.

Sejak 2016-2023, dana desa yang sudah ditransfer mencapai Rp538,6 triliun. Sedang PADes yang dihasilkan baru sekitar Rp2,6 triliun.

"Jadi, sampai saat ini desa masih bergantung pada dana transfer. Jadi perlu upaya lebih keras dari kita semua," katanya.

Desa, tambah Eko, akan menjadi tempat penghidupan dan kehidupan, bila maju dan sejahtera. Dengan begitu tidak akan ditinggalkan generasi muda yang produktif. Desa harus jadi tempat yang penuh harapan.

Dengan menjadikan desa sebagai tempat kehidupan dan penghidupan, pembangunan dan perekonomian di pedesaan akan meningkat.

Kedaulatan pangan juga bisa dicapai. Sebab, tidak bisa dipungkiri, selama ini desa menjadi sumber pangan bagi bangsa Indonesia.

P3PD sendiri merupakan program kerja sama antara pemerintah RI dan Bank Dunia (World Bank), yang memberikan pelatihan kepada aparatur desa agar kualitas belanja desa lebih baik.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya