Berita

Calon presiden nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan saat kampanye di Gelanggang Olahraga Gondrong, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu (2/12)/RMOL

Politik

Cerita Aksi Tutup Alexis, Anies: Semua Terjadi Karena Ada Kewenangan

SABTU, 02 DESEMBER 2023 | 20:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jika kewenangan yang dimiliki digunakan dengan maksimal, sesuatu hal yang belum baik bisa diubah ke arah lebih baik.

Pesan itu disampaikan calon presiden nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan saat kampanye di Gelanggang Olahraga Gondrong, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu (2/12).

Awalnya Anies menyinggung keberhasilan dirinya dalam menutup tempat hiburan malam Hotel Alexis di wilayah Jakarta Utara, saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.


Tempat tersebut berkali-bali di demo oleh masyarakat agar ditutup. Namun, Anies menyebut hal itu sulit terpenuhi karena ada backing yang kuat.

"Alexis tempat maksiat diprotes para tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat protes puluhan kali ke sana bisa ditutup? Enggak bisa. Bertahan punya backing yang kuat lalu di 2017 terjadi pergantian gubernur lalu apa yang terjadi?" Tanya Anies.

"Tempat yang tadi didemo berkali-kali akhirnya berhasil ditutup dengan selembar kertas dengan satu tanda tangan," tegas Anies disambut tepuk tangan.

Analogi penutupan Hotel Alexis, dijadikan Anies sebagai contoh perubahan yang membutuhkan kewenangan.

Katanya, apabila tak memiliki kewenangan, maka akan sulit melakukan perubahan.

"Jadi kalau hari ini kita ingin perubahan, ingin membuat kebijakan, petani bisa dapat pupuk murah, perlu pergantian kewenangan. Ingin lapangan kerja banyak, kewenangan harus diubah. Nah, kewenangan itu didapatkan lewat pemilu," ungkap Anies.

Untuk itu, Anies mengajak para warga memilih jalan perubahan dengan mencoblos nomor urut 1 dalam Pilpres 2024.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya