Berita

RSUD Batang siapkan ruang perawatan untuk caleg yang gagal menang/RMOL Jateng

Nusantara

Rumah Sakit Ini Siap Tampung Caleg Gagal yang Alami Depresi

SABTU, 02 DESEMBER 2023 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mulai bersiap menerima calon legislatif (caleg) yang depresi akibat gagal terpilih pada Pemilu 2024.

"Di tahap awal kami siapkan poli jiwa dan psikologi, bagi Caleg yang ingin berkonsultasi seputar masalah kejiwaan. Kami siapkan juga dokter psikiatri untuk membantu terapi para Caleg,” kata Kepala Bidang Keperawatan RSUD Batang, Samuri, di ruang Poli Jiwa RSUD Kabupaten Batang, Jumat (1/12).

Pihaknya sudah menyediakan tenaga medis dan sarpras jika caleg membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan. Terutama akibat munculnya rasa ketidakpuasan terhadap hasil Pemilu, khususnya berkaitan dengan kejiwaan mereka.


Samuri menyebut RSUD Batang menyediakan ruangan Kenanga, Teratai, dan Mawar untuk perawatan lebih lanjut. Masing-masing ruangan memiliki 20 tempat tidur.

"Namun hingga kini, kami belum pernah menerima pasien dari caleg yang mengalami gangguan jiwa akibat gagal saat pencalonan," ucapnya.

Sementara itu, Manajer Pelayanan RS Qim Batang, Maftuhah Nurbeti, menyebut pihaknya juga memberikan pelayanan rawat jalan bagi pasien dengan gejala gangguan jiwa.

Layanan diberikan dalam bentuk konsultasi dan pemeriksaan kesehatan jiwa.

“Untuk caleg yang mengalami gejala gangguan jiwa memang belum ada. Tapi kami sudah menyiapkan tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI), untuk mengetahui kondisi psikologi seseorang, jika diperlukan,” jelasnya.

Tanda-tanda seseorang terindikasi gejala stres, dimulai ketika mendapat tekanan, namun pribadinya tidak bisa menerima. Gejala awal seperti gangguan tidur, depresi, kecemasan dan lainnya.

“Pengobatan tidak mesti diberikan dalam bentuk obat, bisa juga lewat psikoterapi dengan memberikan terapi psikologis seperti nasihat maupun konsultasi,” tutupnya. RSUD Batang siapkan ruang perawatan untuk caleg yang gagal menang/RMOL Jateng



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya