Berita

Rembug Nusantara bertema "Narasi Nusantara untuk Negeri" di Universitas Merdeka, Malang, Jawa Timur/Ist

Politik

BEM Nusantara Siapkan 10 Rekomendasi untuk Peserta Pilpres 2024

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 21:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara merumuskan sejumlah poin rekomendasi yang akan diserahkan untuk calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pilpres 2024.

Dikatakan Koordinator Pusat BEM Nusantara, Ahmad Supardi, poin-poin tersebut merupakan hasil dari diskusi perwakilan BEM dari seluruh Indonesia dalam Rembug Nusantara bertema "Narasi Nusantara untuk Negeri" di Universitas Merdeka, Malang, Jawa Timur.

"Ada beberapa poin yang menjadi fokus. Pertama, soal penegakan hukum. Terus, tentang KKN (kolusi, korupsi dan nepotisme) tentunya," kata Ahmad Supardi dalam keterangannya, Jumat (1/12).


Dikatakan Supardi, penanganan hukum untuk tindak KKN di Indonesia saat ini bukan berjalan membaik. Tetapi, justru makin memburuk dan merajalela dilakukan pihak-pihak yang berkuasa.

Secara menyeluruh, kata dia, ada 10 poin yang dirumuskan BEM Nusantara. Yakni, penegakan hukum yang adil, penerapan nilai dan pilar bangsa dalam berbangsa dan bernegara, peningkatan SDM yang merata dan menyeluruh.

Berikutnya, pemerintah harus meningkatkan ekonomi, pemilu harus dilaksanakan dengan jujur dan adil, netralitas TNI-Polri, netralitas instansi pemerintah.

Serta rakyat mengikuti pemilu riang gembira, menolak money politik dan kampanye hitam, dan Pemilu 2024 mampu menghasilkan pemimpin yang menegakkan keadilan, mengatasi kesenjangan sosial dan KKN.

Masih kata Supardi, mereka sepakat menyerahkan 10 poin hasil diskusi kali ini kepada tiga pasangan capres-cawapres peserta Pilpres 2024 sebagai rekomendasi dari para mahasiswa.

"Hasil-hasil diskusi hari ini kita akan sampaikan kepada capres-cawapres yang kemudian akan menggantikan Bapak Joko Widodo," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya