Berita

Pelatih Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), Ahmad Ali/Net

Politik

Ganjar Kritik Penegakan Hukum, Ahmad Ali: Kenapa Pilih Mahfud MD jadi Cawapres?

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 14:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penilaian capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo terhadap penegakan hukum di era Presiden Joko Widodo, secara tidak langsung menjadi kritik bagi cawapresnya Mahfud MD, yang merupakan Menko Polhukam.

Dikatakan Pelatih Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), Ahmad Ali, penilaian Ganjar seolah mempertanyakan kinerja Mahfud MD sebagai menteri yang menaungi bidang hukum.

"Menko Polhukam itu kan membawahi hukum, itu Mahfud MD. Terus apa yang dia kerjakan selama ini?" kata Ali kepada wartawan, Jumat (1/12).


Lebih lucu lagi, kata Ali, kalau memang benar penegakan hukum bermasalah, kenapa kemudian Ganjar dan PDIP memilih Mahfud menjadi cawapres.

"Kalau benar penanganan hukum timpang, terus kembali pertanyaan saya, Ganjar mengkritik wakilnya dong. Enggak bisa berbuat apa-apa kok bersedia dijadikan wakil," katanya.

Ali kembali mempertanyakan dasar Ganjar memberi nilai 5 terhadap penegakan hukum di Indonesia. Dia berpendapat tidak ada satu pun peristiwa hukum yang merugikan pasangan Ganjar-Mahfud sejauh ini.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Nasdem ini, justru melihat kritikan Ganjar terhadap Jokowi dibangun berdasarkan amarah dan kebencian.

"Artinya, kritiknya dibangun dengan dendam dan amarah. Karena dukungan yang diharapkan datang dari Pak Jokowi tidak kunjung datang. Terus kemudian membabi buta, kesannya ingin dianggap dizalimi," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya