Berita

Penyerahan Helikopter H225M dari Kementerian Pertahanan RI kepada TNI AU di Pangkalan Udara Atang Sendjaja Bogor, Jawa Barat/Repro

Politik

Prabowo Serahkan 8 Helikopter H225M untuk Skadud 8 Atang Sendjaja

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 13:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak delapan unit helikopter H225M diserahkan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto kepada TNI Angkatan Udara di Pangkalan Udara Atang Sendjaja Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/12).

Prabowo mengatakan, pengadaan helikopter H225M tersebut sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara.

"Ini bagian dari upaya kita membangun kekuatan pertahanan, untuk keselamatan bangsa, seluruh kekayaan bangsa. Seluruh masa depan bangsa hanya bisa dijamin oleh pertahanan yang kuat," kata Prabowo.


Nantinya, helikopter yang diperuntukkan sebagai angkut berat ini akan memperkuat Skadron Udara (Skadud) 8, Lanud Atang Sendjaja.

Helikopter H225M bisa mengangkut beban maksimal 11.200 Kg atau 24.692 lb dengan external load.

Helikopter ini dirancang sebagai alat angkut militer multiperan pengangkut pasukan dan logistik, pertolongan medis udara, hingga untuk tugas pencarian dan penyelamatan personel.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya