Berita

Mimbar bebas mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Kamis (30/11)/RMOLAceh

Politik

Mimbar Bebas Mahasiswa di Aceh Tegaskan Semua Paslon Pilpres 2024 Bermasalah

JUMAT, 01 DESEMBER 2023 | 03:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Aliansi Mahasiswa Selamatkan Demokrasi menggelar 'Mimbar Bebas' di Gelanggang Universitas Syiah Kuala. Mereka menilai tiga kontestan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2024 bermasalah.

"Tiga kontestan tersebut merupakan pelaku pelanggaran HAM, perusak lingkungan hingga penunggang politik," kata Koordinator Lapangan (Korlap) Farhan Mubarak, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Kamis (30/11).

Menurut dia, pencalonan mereka merupakan musibah bagi masyarakat Indonesia. Seperti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan warga negara berusia 35 tahun menjadi kandidat capres-cawapres.


"Ini jelas konflik kepentingan antara eksekutif dan yudikatif. Memang ada konflik kepentingan yang terjadi, memang seperti settingan apa yang dilakukan eksekutif dan yudikatif," jelas Farhan.

Dia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarang memilih pemimpin untuk ke depan.

Karena selama ini, lanjut Farhan, tiga kontestan Pilpres tersebut hanya mempertontonkan drama yang tidak menonjolkan gagasan untuk membangun bangsa.

"Jangan sampai masyarakat kita dibodohi oleh drama-drama saja, dengan gimmick saja. Tapi masyarakat harus gali lebih dalam baik nilai positif maupun negatif yang ada di capres ini," tegas Farhan.

Masih kata Farhan, aksi yang dilakukan merupakan pancingan bagi mahasiswa lain untuk menyuarakan hal yang sama.

Dia berharap gerakan yang dilakukan pada hari ini dapat diikuti oleh Universitas Teuku Umar (UTU) Universitas Malikul Saleh (Unimal).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya