Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gara-Gara Ukir Kalimat "No to War" di Pintu, Seorang Pria Rusia Dipenjara

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 12:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

  Rusia menjatuhkan hukuman penjara kepada seorang pria bernama Dmitry Fedorov hanya karena menuliskan kata-kata "No to War" di pintu putar yang tertutup salju di luar arena skating di Moskow.

Mengutip laporan Al Arabiya pada Kamis (30/11), Ferodov dijatuhi hukuman 10 hari penahanan administratif atas tindakannya itu.

Fedorov ditangkap oleh polisi pada Kamis lalu (24/11) di Taman Gorky Moskow. Dia menolak perintah penangkapan tersebut tetapi mengakui jika dirinya menulis kalimat tersebut di pintu.


"Petugas polisi berulang kali memperingatkan bahwa Ferodov akan melanggar hukum jika gagal melakukannya, dan dia akhirnya didakwa," ungkap laporan tersebut.

Outlet berita Ostorozhno Novosti, yang pertama kali melaporkan berita tersebut, mengatakan dia juga didenda dalam jumlah yang tidak diungkapkan.

Sejak melancarkan serangannya di Ukraina, Moskow telah melancarkan tindakan keras yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap perbedaan pendapat yang oleh kelompok hak asasi manusia disamakan dengan penindasan massal yang terjadi di bawah Uni Soviet.

Pengadilan Rusia awal bulan ini menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara kepada artis Alexandra Skochilenko setelah dia menukar label harga supermarket dengan kata-kata yang mengkritik perang.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya