Berita

Desain surat suara Pilpres 2024 yang disetujui KPU RI bersama-sama tim pasangan calon/Repro

Politik

Hanya Amin Berpose di Surat Suara, Jubir Timnas: Salam Merdeka

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 10:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi merilis desain surat suara pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Desain tersebut berdasarkan hasil persetujuan bersama tim pasangan calon presiden-wakil presiden.

Dalam kertas suara terpampang foto 3 pasangan capres-cawapres yang akan berlaga. Dibubuhkan pula nomor urut di bagian atas serta logo partai politik (parpol) pendukung  masing-masing Paslon.

Menariknya, dari tiga foto kandidat capres-cawapres 2024, hanya pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang melakukan pose.


"Gestur salam merdeka di surat suara adalah pose yang juga dilakukan Anies Baswedan saat berlaga di Pilkada DKI Jakarta," kata Jurubicara Timnas Amin, Angga Putra Fidrian, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/11).

Angga meyakini, secara teori, visualisasi pada surat suara bisa mempengaruhi swing voter. Sehingga bisa membantu calon pemilih yang kebingungan ketika berada di bilik suara.

"Gestur sapaan salam merdeka dikenalkan Bung Karno untuk menjadi simbol kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari," sambungnya.

Jika dilihat dari kotak paling pojok sebelah kiri, tampak foto pasangan capres-cawapres nomor urut 1 yang diusung Partai Nasdem, PKB, dan PKS, yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Sementara kotak di bagian tengah, tampak foto pasangan capres-cawapres nomor urut 2 yang diusung Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PSI, PBB, dan Partai Garuda, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Kemudian di kotak bagian paling kanan, terlihat foto pasangan capres-cawapres nomor urut 3 yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Partai Hanura, dan Partai Perindo, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya