Berita

Talkshow Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Perguruan Tinggi Kota Bandung bertema "Menggelorakan Semangat Berwirausaha Sebagai Generasi Perintis Bukan Pewaris" di De Medellin Cafe, Kota Bandung, Jawa Barat/Ist

Politik

Alam Ganjar Bicara Pentingnya Creative Hub Sebagai Wadah Kolaborasi Bisnis Anak Muda

KAMIS, 30 NOVEMBER 2023 | 09:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Memulai bisnis tentu tidak mudah, ada sejumlah kendala yang dihadapinya, salah satu persoalan utamanya adalah jaringan dan ekosistem lingkungan pertemanan yang harus kuat.

Begitu dikatakan pegiat sociopreneur, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, dalam talkshow Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Perguruan Tinggi Kota Bandung bertema "Menggelorakan Semangat Berwirausaha Sebagai Generasi Perintis Bukan Pewaris" di De Medellin Cafe, Kota Bandung, Jawa Barat.

Di hadapan peserta yang didominasi anak muda, Alam menceritakan pengalaman pertamanya dalam membangun usaha, yang dia mulai dari kelas 10 SMA bersama teman-temannya, dengan produk sepatu dan notebook ramah lingkungan bernama Sagasco.


"Walaupun masih banyak yang harus diperbaiki, saya jadi belajar firsthand mulai dari desain, produk manufaktur dan marketing. Tentu dengan bantuan teman-teman," ujar Alam dalam keterangan tertulis, Kamis (30/11).

Lanjutnya, setidaknya ada dua kendala yang dihadapi dalam berbisnis, salah satunya adalah jaringan.

"Karena prinsipnya berbisnis itu enggak bisa sendiri, makanya harus kolaborasi dan menemukan partner yang mampu saling back up keahlian, itu kendala di awal, belum ada lingkungan teman yang saling melengkapi," katanya.

Mendapat kendala itu, Alam mengaku tidak patah arang. Dia terus mencari jalan keluar, salah satunya dengan memperkuat koneksi dengan mengikuti berbagai macam organisasi dan bergabung dalam ekosistem yang mendukung perkembangan bisnis ke depan.

Soal pembangunan ekosistem dan jejaring itu, Alam memandang pentingnya keberadaan fasilitas yang dapat mendukung perkembangan anak muda dalam mengembangkan usahanya. Salah satunya, adalah ketersediaan creative hub yang menjadi wadah anak muda untuk membangun ekosistem.

"Saya rasa creative hub itu harus ada di setiap daerah, di mana dari tempat tersebut kita bisa saling bertemu, berdiskusi untuk kolaborasi dalam berbisnis," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya