Berita

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan/Ist

Politik

Data Pemilih Pemilu Diduga Dibobol, Anies: Harus Dijaga Serius

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 20:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dugaan pembobolan 204 juta data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 mendapat sorotan dari Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan.

Meski begitu jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu belum mau secara gamblang memberikan komentar.

"Kan baru hari ini pemberitaannya, belum ada rilis resmi, jangan sampai kita berkomentar untuk sesuatu yang kita belum dapat informasi lengkap," kata Anies, usai menghadiri acara di Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11).


Kendati begitu, Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan, persoalan data memang harus dijaga serius.

"Yang namanya data itu harus dijaga keamanannya, secara amat amat serius, bukan saja pada aspek sistemnya, tapi juga integritas operator yang melaksanakan, supaya keamanan data terjaga," tegasnya.

Informasi dugaan pembobolan data KPU pertama kali ramai beredar di media sosial X, karena akun bernama Mario @p4cen0g3 mengunggah sebuah gambar tangkapan layar situs peretas.

Dalam postingan diperlihatkan logo KPU RI beserta beberapa keterangan terkait data pemilih, yang dia jelaskan berdasarkan apa yang dia ketahui.

Hacker itu mengklaim telah mendapatkan sekitar 252 juta data dalam unggahan di situs jual beli data curian, yakni Breaschforum.

Tetapi terdapat beberapa data terduplikasi, dan setelah melalui proses penyaringan, hanya tersisa 204.807.203 data pribadi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya