Berita

Ratusan mantan Bintara Pembina Desa (Babinsa) kompak mendukung pencalonan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai capres cawapres 2024/Ist

Politik

Ratusan Mantan Babinsa Deklarasi Dukung Prabowo-Gibran

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 14:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sekitar 500 orang mantan Bintara Pembina Desa (Babinsa) mewakili masing-masing daerah di Indonesia menyatakan bergabung dengan Pejuang Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR). Mereka kompak mendukung pencalonan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai capres cawapres 2024.

Deklarasi mendukung Prabowo-Gibran ini disampaikan langsung bersama PPIR di Gedung Sarbini Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, pada Rabu (29/11).

"Kami semua hadir di sini melalui proses diskusi yang panjang untuk menetapkan kami bergabung mendukung Prabowo-Gibran," kata Serma (Purn) Ngadiman, salah seorang mantan Babinsa di lokasi acara.


Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia Deklarasi Mantan Babinsa se Indonesia, Mayor TNI (Purn) Masruchan menjelaskan, pihaknya sebagai mantan organ TNI melihat langsung fakta di lapangan terkait dinamika politik Tanah Air menjelang Pilpres 2024.

“Kami menyimpulkan bahwa Prabowo wajib menjadi presiden memimpin negara ini pada 2024 nanti," kata Masruchan dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.

Analisa kesimpulan tersebut, lanjut Masruchan, berdasarkan pengalaman panjang selama menjadi organ TNI.

“Sehingga analisa kami memiliki akurasi objektif yang bisa dipertanggung jawabkan terkait substansi kebutuhan kepemimpinan Indonesia mendatang," kata Masruchan.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya