Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

ABJ: Jika Menang di Jateng dan DIY, Prabowo-Gibran Bisa Menang Satu Putaran

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 09:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kerja-kerja pemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, terus dilakukan Relawan Arus Bawah Jokowi (ABJ). Kerja pemenangan itu, setidaknya difokuskan pada dua provinsi krusial, yakni Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Sejauh ini, kata Ketua DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) Supriyanto, tren elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran di dua provinsi itu berada dalam posisi positif.

"Kecenderungan ada tren naiknya elektabilitas Prabowo-Gibran di wilayah ini" kata Supriyanto dalam keterangannya, Rabu (29/11).


Supriyanto mengatakan, seperti pesan Gibran pada relawan Arus Bawah Jokowi, mereka akan memenangkan hati rakyat dengan filosofi Jawa. Yaitu "urip kui urup" dan "migunani tumraping liyan", artinya hidup itu mengabdi menghidupi dan berguna untuk orang lain.

Dengan filosofi itu, masih kata Supriyanto, mereka menargetkan kemenangan suara 50 persen lebih di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

"Jika target perolehan suara Prabowo Gibran di Jateng dan DIY tercapai di atas 50 persen akan berdampak signifikan pada kemenangan pilpres satu putaran," tuturnya.

Lanjut Wakil Komandan Relawan (Team Golf) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, soal target menang satu putaran bukan semata-mata untuk kepentingan kandidat atau kelompok pendukungnya saja. Tetapi untuk kepentingan bangsa yang lebih luas.

"Paling konkrit ada efisiensi anggaran, alokasi KPU untuk pilpres putaran kedua, dapat digunakan untuk membangun sarana publik seperti jalan, sekolah, air bersih dan puskesmas," terangnya.

"Selain itu masyarakat juga tidak terkuras energinya karena bulan September akan mengikuti Pilkada serentak pemilihan kepala daerah provinsi, kabupaten dan kota," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya