Berita

Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi/RMOL

Politik

PPP Minta Ganjar-Mahfud Alokasikan APBN untuk Insentif Guru Agama

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 21:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PPP meminta Psangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD mengalokasikan APBN untuk insentif guru keagamaan setiap tahun, jika memenagi Pilpres 2024.

"Keberhasilan Ganjar Pranowo mengangkat derajat guru keagamaan di Jawa tengah harus diberlakukan secara nasional," kata Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (28/11).

Saat menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pernah mengalokasikan anggaran Rp247 miliar melalui APBD untuk insentif guru keagamaan, baik muslim maupun nonmuslim.


Insentif guru keagamaan itu sebagai bentuk penghargaan kepada guru-guru informal, seperti guru ngaji dan madrasah diniyyah yang selama ini tidak mendapatkan perhatian negara.

Menurut Awiek, sapaan akrabnya, keberhasilan di Jawa Tengah itu hanya bisa berlaku secara nasional jika Paslon Ganjar-Mahfud memenangi Pilpres 2024.

Hari pertama kampanye, Mahfud MD tandang ke Sabang, Aceh. Dia juga berjanji meningkatkan kesejahteraan guru mengaji dan tenaga pendidik keagamaan lain, agar bisa setara dengan guru lain.

“Kami sudah mencantumkan program unggulan untuk Aceh, yaitu program unggulan guru ngaji,” tegas Mahfud.

Dengan meningkatnya kesejahteraan guru ngaji, dia berharap program itu akan berkontribusi pada pembangunan moral dan karakter anak-anak Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya