Berita

Mahfud MD pada momentum kampanye perdana, di Pasi Jaboi, Jalan Balongan, Desa jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh, Selasa (28/11)/Ist

Politik

Mahfud MD Janjikan Kesejahteraan untuk Guru Ngaji Hingga Marbot

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 16:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peningkatan kesejahteraan guru ngaji, tenaga pendidik keagamaan, dan marbot, menjadi salah satu program unggulan yang dijanjikan calon wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo.

Hal itu diungkapkan oleh Mahfud MD pada momentum kampanye perdana, di Pasi Jaboi, Jalan Balongan, Desa jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh, Selasa (28/11).

"Untuk Aceh ini kami ada program guru ngaji, karena kami tahu di Aceh ini ada puluhan bahkan ratusan ribu guru-guru ngaji yang mengabdi untuk mendidik masyarakat," kata Mahfud MD.


Mahfud MD memaparkan, Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia mencapai 240 juta orang. Satu juta di antaranya berprofesi sebagai guru ngaji, di Banda Aceh saja terdapat 1.500 guru ngaji yang berperan besar dalam pembangunan bangsa.

Meski begitu, lanjut Menko Polhukam itu, selama ini para tenaga pendidik keagamaan dan guru ngaji belum mendapatkan apresiasi yang layak. Bahkan dalam sebuah survei oleh Kementerian Agama, sekitar 65 persen dari guru ngaji berpendapatan jauh di bawah upah minimum regional (UMR).

"Nanti guru-guru ngaji ini akan kami beri perhatian khusus seperti halnya di daerah-daerah lain ada yang lebih butuh soal kesehatan, lebih butuh alat pertanian, di sini juga tentu sama tetapi program unggulannya di sini adalah untuk para ustaz dan guru ngaji," bebernya.

Di samping perhatian kepada guru ngaji, Mahfud juga menggenjot pembangunan fisik baik rehabilitasi ataupun pembangunan baru untuk menunjang pendidikan keagamaan.

"Oleh sebab itu rumah-rumah ibadah kita bangun, kita perbaiki, kita perbanyak," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya