Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Ist

Politik

Prabowo-Gibran Lebih Berat Hadapi Pasangan Amin Ketimbang Ganjar-Mahfud di Putaran Kedua

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 07:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Jika Pilpres 2024 masuk dua putaran, maka lawan terberat pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka adalah pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin).

Hal itu disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam.

Menurut dia, jika pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar-Mahfud masuk putaran kedua Pilpres 2024, maka tidak mudah untuk mengalahkan pasangan Prabowo-Gibran.


"Kalaupun Ganjar-Mahfud masuk ke putaran kedua, di atas kertas sangat sulit untuk mengalahkan kekuatan Prabowo-Gibran," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/11).

Pasalnya, lanjut dia, kekuatan Prabowo-Gibran semakin tak terbendung. Terlebih lagi, Joko Widodo (Jokowi) masih sebagai presiden, tentu para pengusaha, pejabat dan rakyat pun lebih memberikan pilihannya kepada Prabowo-Gibran.

"Sangat mudah bagi Prabowo-Gibran untuk mengalahkan pasangan Ganjar-Mahfud," terang akademisi Universitas Sahid Jakarta tersebut.

Saiful meyakini, rakyat saat ini akan cenderung memberikan hak pilihnya kepada pasangan Prabowo-Gibran ketimbang pasangan Ganjar-Mahfud.

"Ganjar-Mahfud bukan lawan sebanding Prabowo-Gibran. Bagi pasangan Prabowo-Gibran lawan terberatnya justru pasangan Anies-Muhaimin," pungkas Saiful.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya