Berita

Muhaimin Iskandar tengah menandatangani Piagam Pemilu Damai, disaksikan Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Hindari Perpecahan, Cak Imin: Jangan Ada Kecurangan

SENIN, 27 NOVEMBER 2023 | 22:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar, berharap Pemilu 2024 benar-benar bisa berjalan adil tanpa ada kecurangan.

Harapan itu disampaikan Cak Imin, sapaan akrabnya, usai menghadiri Deklarasi Pemilu Damai di KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/11).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu juga menekankan, situasi bisa pecah jika pelaksanaan Pemilu 2024 tidak berjalan adil.


"Pemilu itu sarana integrasi bangsa, syarat integrasi itu damai, syarat damai nggak ada kecurangan, seluruh pelaku, pelaksana, bersifat adil," katanya.

"Kalau nggak adil, pecah, kalau pecah, Pemilu bukan integrasi bangsa," tegas Cawapres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Deklarasi Pemilu Damai digelar KPU RI bersama 3 pasangan Capres-Cawapres dan 18 partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024.

"Deklarasi Pemilu 2024. Satu, mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, dan adil," baca Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, diikuti para peserta Pemilu 2024.

Dua, melaksanakan kampanye Pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, tanpa politisasi SARA, dan tanpa politik uang. Ketiga, melaksanakan kampanye Pemilu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Setelah pembacaan deklarasi, pimpinan 18 Parpol menandatangani piagam yang dibuat KPU, disusul 3 pasangan Capres-Cawapres.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya